Manifesto Kebhinekaan Yogyakarta

MANIFESTO YOGYAKARTA UNTUK KEBINEKAAN

Kebinekaan adalah kenyataan hidup sehari-hari yang tak bisa dipungkiri di Indonesia. Para pendiri bangsa merumuskan negara Indonesia sebagai negara berdasarkan Pancasila, bukan berdasarkan agama dan suku tertentu.

Rumusan itu melandasi semangat bangsa yang toleran, menghargai keberagaman, dan menjunjung tinggi kemerdekaan berpikir dan berpendapat.

Catatan panjang sejarah menunjukkan bahwa Yogyakarta—sebagai kota pendidikan dan salah satu pusat kebudayaan Jawa—selalu memberi ruang bagi keberagaman budaya serta kemerdekaan berpikir dan berpendapat. Kemampuan itulah yang membentuk keistimewaan Yogyakarta.

Akhir-akhir ini, marak terjadi peristiwa kekerasan atas nama agama, suku, dan kelompok. Kami warga Yogyakarta menyatakan:

1. Menolak intimidasi dan aksi kekerasan atas alasan apapun, sebab intimidasi dan aksi kekerasan atas nama perbedaan agama, suku, kelompok, gender, dan ideologi sesungguhnya tidak sesuai dengan prinsip kebinekaan.

2. Mendukung aparat negara untuk menindak berdasarkan hukum, setiap individu ataupun kelompok yang melakukan intimidasi dan aksi kekerasan.

3. Mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai kebinekaan, serta tidak membiarkan aksi kekerasan dan intimidasi yang melanggar hak-hak sipil warga.

Oleh karena itu kami warga Yogyakarta mengajak bangsa Indonesia untuk bersikap mendukung dan menjaga kebinekaan Indonesia.

Yogyakarta, 24 Juni 2012

One thought on “Manifesto Kebhinekaan Yogyakarta

  1. Pingback: Yogyakarta: Manifesto Kebhinekaan « membumikantoleransi

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s