Buku: Pergolakan Pemikiran Islam (Ahmad Wahib)

Dalam pembicaraan-pembicaraan di Lingkaran Diskusi, memang almarhum Ahmad Wahib sering kali mengeluarkan pendapat-pendapat yang tidak biasa didengar oleh banyak orang. Terutama yang berkaitan dengan masalah-masalah agama. Kesan saya pada waktu itu, almarhum sedang menghadapi pergulatan pikiran yang keras dalam proses pencariannya. Hal itu tidak terlalu mengherankan. Almarhum Ahmad Wahib berasal dari lingkungan agama yang terkenal sangat teguh, Madura. Dalam pendidikan, almarhum adalah mahasiswa fakultas eksakta, Fakultas Ilmu Pasti dan Alam. Sedang kegiatannya dalam gerakan mahasiswa mengantarkannya ke dalam lingkaran masalah-masalah agama dan kemasyarakatan. Hal ini, saya rasa, mendorong almarhum untuk banyak merenung. Dan dalam renungan-renungan yang ia lakukan itu, almarhum terlibat dalam pergulatan pikiran yang keras.

Cetusan-cetusan dari pergulatan pikiran itu tanpak dan sangat mewarnai catatan-catatan hariannya. Karena itu tidak mengherankan apabila banyak hal-hal yang ditulisnya cukup membuat dahi kebanyakan orang mengkerut, lebih-lebih bagi mereka yang menganggap apa yang dipersoalkannya adalah soal-soal yang tabu dan final. Akan tetapi saya rasa, bagaimanapun keyakinan kita masing-masing, catatan harian almarhum Ahmad Wahib ini cukup mengesankan. Bahkan mungkin akan merangsang dan menggoda pikiran kita. Paling tidak, bisa memahami pergulatan pikiran seorang anak muda yang sedang mencari. Orang boleh setuju atau menolak pikiran-pikiran almarhum Ahmad Wahib, tapi ia yang berperawakan kecil, walau meninggal dalam usia yang masih muda, ternyata hidupnya tidak sia-sia. Dan bagi kawan-kawannya, catatan harian almarhum ini merupakan warisan yang sangat berharga.

[HA. Mukti Ali – Pengantar]

Sumber: Abad Demokrasi

7 thoughts on “Buku: Pergolakan Pemikiran Islam (Ahmad Wahib)

  1. makasih kang….saya pernah punya buku ini, tapi hilang……seperti menemukan kekasih lama……izin down load yach kang.

  2. Pingback: Toleransi tanpa Apologi (Bagian I) « majority consensus, minority rights

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s