Buku: Pembaharuan Tanpa Apologia

Pembaharuan Tanpa Apologia?
Esai-esai tentang Ahmad Wahib

 

Editor:
Saidiman Ahmad, Husni Mubarak dan Testriono

Cetakan I, Juli 2010

Diterbitkan oleh
Yayasan Wakaf Paramadina
bekerjasama dengan HIVOS

Hak cipta dilindungi undang-undang

Allright Reserved

ISBN: 978-979-772-026-1

 

Buku ini merupakan kumpulan esai finalis Sayembara Penulisan Esai Ahmad Wahib Award (AWA) tahun 2010 (esai Fahd Jibran, Fathurrahman Jm, Muhammad Takdir Ilahi, Sidiq Fathonah, dan Sunlie Alexander), dilengkapi dengan esai lain yang menjadi juara pertama pada sayembara yang sama sebelumnya (esai Muhammad Ja’far dan Retna Hanani). Sebagai pelengkap, dalam buku ini dimuat juga tiga esai lain (oleh Asfinawati, M. Dawam Rahardjo dan A.H. Johns) yang kami pandang penting mengenai kiprah dan pemikiran Wahib.

Sayembera AWA sengaja diselenggarakan agar para mahasiswa, intelektual muda yang tengah tumbuh di seluruh kampus di Indonesia, bergairah menuangkan gagasan dan keresahan mereka dalam tulisan. Dengan begitu, gairah dan pesan-pesan pembaharuan almarhum Wahib bisa terus dikenang, diapresiasi, dan tentu saja dilanjutkan.

Sayembara AWA pertama kali dilangsungkan pada 2003, sedang yang kedua pada 2005. Kedua sayembara itu dikelola oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat dan Forum Mahasiswa Ciputat (FORMACI), atas dukungan dana dari Freedom Institute. Setelah tersendat-sendat karena satu dan lain alasan, Sayembara III berhasil dilaksanakan pada 2010. Kali ini pengelolanya adalah kami, Forum Muda Paramadina, dengan dukungan dana dari Freedom Institute dan Yayasan HIVOS.

Alhamdulillah, kegiatan Sayembara AWA tahun ini dilengkapi dengan pengumpulan esai-esai pemenang dalam sebuah buku. Selain itu, kami juga akan meluncurkan dan mendiskusikan buku ini di berbagai tempat di Tanah Air. Mudah-mudahan tradisi ini bisa terus dilangsungkan secara ajeg di masa depan.

Atas terbitnya buku ini, kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada lima finalis yang bersedia mengedit kembali (atas saran dan kritik dewan juri) esainya untuk kami terbitkan. Juga kepada Asfinawati yang sudah menyerahkan esai tepat pada waktunya. Dalam kesempatan ini juga kami ingin menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada M. Dawam Rahardjo yang sudah menyumbang satu ulisan panjangnya tentang Ahmad Wahib dan Ihsan Ali-Fauzi, yang membaca kembali terjemahannya atas karya A.H. Johns dan terbit pertama kali hampir 20 tahun lalu di Jurnal Ulumul Qur’an.

Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada dewan juri, yang terdiri dari Lies Marcoes-Natsir, Maria Hartiningsing, Budhy Munawar-Rachman, Ihsan Ali-Fauzi dan Luthfie Assyaukanie. Mereka telah dengan seksama membaca 70 esai yang dikirim dengan sabar dan tekun. Selain menemukan lima esai terbaik, mereka juga memberi masukan-masukan berarti untuk kepentingan penerbitan ini.

Kepada para panitia sayembara esai Ahmad Wahib Award 2010 yang dari awal hingga akhir mensukseskan acara ini hingga proses penerbitan buku, kami haturkan terima kasih. Begitu juga kepada Freedom Institute yang sempat mendanai proses awal Sayembara AWA tahun ini.

Akhirnya, ucapan terima kasih paling dalam kami sampaikan kepada Yayasan HIVOS. Berkat dukungan moril dan material dari Mbak Firliana Purwanti dan lainnya di HIVOS, kami menemukan jalan keluar yang lebih dari cukup.
Semoga segala pekerjaan ini ada manfaatnya. Amin.

Jakarta, Juli 2010
Forum Muda Paramadina

Sumber: Forum Muda Paramadina / http://www.ahmadwahib.com

DAFTAR ISI

Pengantar Editor

PROLOG

Asfinawati
Kebebasan Beragama-Berkeyakinan dalam Hubungan Negara-Agama

Esai-Esai Ahmad Wahib Award
Sunlie Thomas Alexander
Mencari Islam Kontekstual: Menggumuli Spirit Ahmad Wahib (Refleksi Seorang Muallaf)

Fahd Pahdepie
Melacak Kesalehan Transformatif dalam Ihktiar Transfigurasi Ahmad Wahib

Sidiq Fatonah
Bebas, Berbhineka, Berindonesia: Menjadi Muslim dalam Rekonstruksi Pemikiran Ahmad Wahib

Mohammad Takdir Ilahi
Membumikan Spirit Kebebasan Beragama 

Fathor Rahman Jm
Ahmad Wahib dan Proyek Kerukunan Antarumat Berkeyakinan di Indonesia

Retna Hanani
Berislam dari Konteks

Muhammad Ja’far
Surat Buat Tuan Wahib: Membongkar Mitos Objektivitas-Absoluditas Kebenaran Agama

Epilog
A.H. Johns
Sistem atau Nilai-Nilai Islam? Dari Balik Catatan Harian Ahmad Wahib

M. Dawam Rahardjo
Pembaruan Pemikiran Islam: Sebuah Catatan Pribadi

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s